Nanang Galuh Kalsel 2026 Terpilih, Abdi Rahman dan Shouma Hunafa Raih Gelar Utama
fokus6.net, BANJARBARU – Muhammad Abdi Rahman dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Shouma Hunafa dari Kota Banjarmasin meraih gelar Nanang Galuh Kalimantan Selatan 2026. Keduanya unggul dalam Grand Final Pemilihan Nanang dan Galuh Kalsel di Hotel Grand Maya, Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel menggelar ajang tersebut bersama Yayasan Nanang Galuh Kalimantan Selatan. Sebanyak 40 peserta dari 12 kabupaten dan kota mengikuti rangkaian pemilihan pada 20–25 Oktober 2026.
Selain mencari duta budaya, ajang ini mendorong generasi muda mengenal dan mempromosikan kebudayaan Banua. Karena itu, panitia mengangkat tema “Kenali Budayanya, Hidupkan Ceritanya, Ciptakan Masa Depannya”.
Dorong Nanang Galuh Kalsel Aktif Promosikan Budaya Banua
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menekankan pentingnya peran Nanang Galuh dalam pelestarian budaya. Menurutnya, masih banyak anak muda yang belum mengenal tradisi daerahnya sendiri.
“Melalui pemilihan Nanang dan Galuh ini, nantinya mereka kita harapkan dapat mengangkat budaya-budaya lokal. Masih banyak anak-anak kita yang belum mengetahui budaya sendiri. Dengan kegiatan positif yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, kita ingin kearifan-kearifan lokal ini dimunculkan kembali,” ujar Syarifuddin.
Oleh sebab itu, ia mendorong para pemenang menjalankan program kebudayaan secara berkelanjutan. Mereka juga perlu berkontribusi di kabupaten dan kota masing-masing.
“Pemerintah provinsi mendukung langkah Disdikbud menempatkan Nanang dan Galuh sebagai mitra kerja, lengkap dengan penugasan dan ukuran kinerja di kabupaten dan kota masing-masing,” tambahnya.
Selain memahami tradisi dan sejarah daerah, para duta budaya perlu menguasai bahasa Banjar. Kemampuan tersebut membantu mereka menyampaikan pesan budaya secara lebih dekat kepada masyarakat.
Mereka juga dapat memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan kesenian, adat istiadat, dan identitas Banua. Dengan demikian, promosi budaya dapat menjangkau lebih banyak generasi muda.
Peserta Mendapat Pembekalan Budaya dan Komunikasi
Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim, menjelaskan bahwa rangkaian pemilihan mencakup pembekalan dan eksplorasi budaya. Peserta juga mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas.
Materinya meliputi filosofi budaya, komunikasi, transformasi digital, wawasan pemerintahan, serta kewirausahaan berbasis budaya. Selain itu, panitia menilai pengetahuan budaya, kualitas gagasan, karakter, kreativitas digital, kemampuan komunikasi, dan aksi nyata peserta.
Melalui pembekalan tersebut, panitia mendorong peserta mengembangkan gagasan yang dapat mereka terapkan di masyarakat. Selanjutnya, para pemenang dan finalis diharapkan berkolaborasi dengan sekolah, sanggar seni, dan komunitas budaya.
Mereka juga dapat membuat konten edukasi serta mengenalkan kesenian daerah kepada generasi muda. Dengan cara itu, gelar Nanang Galuh tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menjaga budaya Banua.
Ini Daftar Pemenang Nanang Galuh Kalsel 2026
Panitia menetapkan sejumlah finalis sebagai pemenang dalam kategori utama dan wakil. Berikut daftar lengkapnya:
- Nanang Kalsel 2026: Muhammad Abdi Rahman — Kabupaten Hulu Sungai Utara
- Galuh Kalsel 2026: Shouma Hunafa — Kota Banjarmasin
- Wakil I Nanang: Muhammad Faishal — Kota Banjarmasin
- Wakil I Galuh: Nayla Amali — Kabupaten Banjar
- Wakil II Nanang: Nazril Wafa Pandya — Kabupaten Banjar
- Wakil II Galuh: Nayshila Puspita — Kabupaten Hulu Sungai Utara
- Wakil III Nanang: Thariq — Kota Banjarmasin
- Wakil III Galuh: Sasi Rasyida — Kota Banjarmasin
- Wakil IV Nanang: Aldi Saputra — Kabupaten Barito Kuala
- Wakil IV Galuh: Ayu Zahra — Kabupaten Banjar
- Wakil V Nanang: Hijrah Mubarak — Kota Banjarbaru
- Wakil V Galuh: Tatia Mida Rahmawati — Kabupaten Barito Kuala
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Tinggalkan Balasan