Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Kualatambangan Belum Ditemukan
fokus6.net, TANAH LAUT – Misteri hilangnya Bahran, nelayan berusia 50 tahun asal Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, belum terjawab.
Memasuki hari ketiga pencarian, keberadaan korban masih belum diketahui meski upaya penyisiran terus dilakukan.
Operasi pencarian kembali dilanjutkan oleh Tim Basarnas Banjarmasin sejak pagi hari. Tim SAR mulai mengambil alih pencarian sejak Senin, setelah sebelumnya warga dan nelayan setempat lebih dulu melakukan upaya pencarian secara mandiri sejak Minggu pagi.
Kepala Desa Kuala Tambangan, Zainuddin membenarkan bahwa hingga Rabu (4/2/2026), belum ada perkembangan berarti terkait nasib Bahran.
“Sampai sekarang belum ada informasi baru. Pencarian masih terus berjalan,” ujar Zainuddin saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, area pencarian kini diperluas ke arah Pantai Batakan, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan.
Langkah tersebut diambil karena perairan laut Kuala Tambangan memiliki jalur yang saling terhubung dengan perairan Batakan.
“Basarnas pagi tadi sudah bergerak menyisir ke arah Pantai Batakan. Fokus pencarian sementara diarahkan ke sana,” katanya.
Menurut Zainuddin, kondisi cuaca pada pagi hari terbilang cukup mendukung meski sempat turun hujan ringan. Hal tersebut tidak menghalangi tim SAR untuk tetap melanjutkan operasi pencarian.
“Tadi memang sempat gerimis, tapi cuaca masih memungkinkan untuk bergerak,” ucapnya.
Dalam proses pencarian, Basarnas mengerahkan perahu karet, terutama untuk menjangkau area muara sungai serta menyusuri garis pantai yang dinilai rawan menjadi lokasi terdamparnya korban.
“Kalau di muara sungai dan sepanjang pantai, Basarnas menggunakan perahu karet untuk penyisiran,” jelas Zainuddin.
Seperti diketahui, Bahran dilaporkan hilang setelah pergi melaut pada Sabtu 31 Januari 2026, dengan menggunakan perahu kecil jenis lumbung. Perahu tersebut telah ditemukan dan diamankan ke darat, namun korban tidak berada di dalamnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas dan nelayan setempat masih bertahan melakukan pencarian, dengan harapan Bahran dapat segera ditemukan.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan