fokus6.net, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap potensi besar dana umat di Indonesia yang nilainya disebut bisa mencapai sedikitnya Rp500 triliun setiap tahun. Angka tersebut, menurutnya, dapat terwujud apabila pengelolaannya dilakukan secara profesional dan terintegrasi.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam acara doa bersama sekaligus pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

“Saya mendapat laporan dari Menteri Agama bahwa dana umat, jika dikelola dengan baik, jumlahnya bisa minimal Rp500 triliun dalam satu tahun,” ujar Prabowo di hadapan para tokoh agama dan undangan.

Ia menambahkan, pemerintah berencana menyiapkan sebuah lembaga khusus yang bertugas mengelola dana tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kalau tidak salah nanti akan dibentuk lembaga pengelolaan dana umat, sehingga pengelolaannya lebih terarah dan optimal,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan pemimpin pemerintahan. Menurutnya, persatuan kedua elemen tersebut menjadi kunci untuk mendorong kemajuan bangsa.

“Ulama dan umarah harus bersatu. Dengan kebersamaan itu, kita akan melihat kebangkitan Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, pengukuhan pengurus MUI masa khidmat 2025–2030 dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal Amirsyah Tambunan.

Amirsyah menjelaskan susunan kepengurusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-11 MUI tahun 2025.

“Hasil Musyawarah Nasional ke-11 MUI Tahun 2025 sebagaimana terlampir dalam keputusan ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penetapan kepengurusan,” ungkapnya dalam rangkaian acara pengukuhan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Bibir Berdarah Usai Insiden dengan Kapten Jepang, Kondisi Pemain Timnas Futsal Indonesia Siap Tampil di Final