fokus6.net, JAKARTA — Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mengungkapkan kebahagiaannya setelah mencetak gol krusial ke gawang Real Madrid pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.

Gol yang dicetak di menit-menit akhir tersebut menjadi penentu kemenangan Benfica dengan skor 4-2 sekaligus memastikan langkah tim asal Portugal itu ke fase gugur.

Berkat gol Trubin, Benfica mengamankan posisi kedua klasemen grup dan unggul selisih produktivitas gol atas Marseille.

Tanpa gol tambahan tersebut, kemenangan 3-2 tidak akan cukup untuk membawa Benfica melangkah ke fase selanjutnya.

Trubin mengaku sempat tidak menyadari bahwa timnya masih membutuhkan satu gol lagi untuk memastikan kelolosan.

“Saya tidak menyadari apa yang kami butuhkan, yakni satu gol lagi,” ujar Trubin seperti dikutip dari laman resmi Liga Champions.

Ia mengatakan dua rekannya, Tomas Araujo dan Antonio Silva, terus berteriak meminta satu gol tambahan.

“Mereka bilang, ‘satu lagi, satu lagi’. Saya sampai bertanya, ‘Apa?’,” tuturnya.

Situasi berubah ketika Trubin melihat rekan-rekan setim dan pelatih memintanya maju ke kotak penalti lawan.

“Saya melihat semua orang menyuruh saya maju, termasuk manajer. Saya ikut naik ke depan, masuk ke kotak penalti, dan setelah itu saya bahkan tidak tahu apa yang terjadi,” kisahnya.

Anatoliy Trubin Cetak Sejarah Lewat Gol Pertama ke Gawang Real Madrid

Kiper asal Ukraina tersebut mengakui momen itu terasa sangat luar biasa karena mencetak gol bukanlah hal yang biasa baginya.

“Saya tidak tahu harus berkata apa. Ini momen yang gila. Saya tidak terbiasa mencetak gol,” ucap Trubin.

Penjaga gawang berusia 24 tahun itu menegaskan bahwa gol tersebut merupakan gol pertama sepanjang karier profesionalnya. “Sungguh sulit dipercaya,” tutupnya.

Baca juga  Pelatih Iran Akui Tekanan Besar Hadapi Indonesia di Final AFC Futsal 2026

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Real Madrid yang bertandang ke Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.

Los Blancos takluk 2-4 dan gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar, sehingga harus melanjutkan perjuangan melalui babak playoff.

Hasil tersebut tergolong mengejutkan karena Real Madrid sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan posisi aman di papan atas klasemen fase liga.

Namun, performa yang tidak konsisten serta lemahnya lini pertahanan membuat tim asuhan Alvaro Arbeloa harus menerima kekalahan.

Real Madrid finis di peringkat kesembilan klasemen akhir dengan raihan 15 poin dan wajib menjalani babak playoff yang penuh risiko pada Februari mendatang.

Sejak awal pertandingan, Real Madrid terlihat kesulitan mengimbangi intensitas permainan Benfica.

Lini tengah kerap kalah duel, sementara pertahanan tampil rapuh. Thibaut Courtois beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menahan gempuran tuan rumah, terutama di babak pertama.

Real Madrid Sempat Unggul Lewat Gol Kylian Mbappe

Real Madrid sempat unggul lebih dulu lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-30. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit sebelum Benfica menyamakan skor melalui Andreas Schjelderup.

Menjelang turun minum, pelanggaran Aurélien Tchouaméni berujung penalti bagi Benfica yang membuat tuan rumah berbalik unggul.

Di babak kedua, performa Real Madrid tak kunjung membaik dan Schjelderup kembali mencetak gol untuk membawa Benfica menjauh dengan skor 3-1, sebelum akhirnya Trubin menutup kemenangan dengan gol dramatis di penghujung laga.

Usai pertandingan, Mbappe melontarkan kritik keras terhadap performa timnya.

“Saya tidak punya penjelasan yang jelas. Kami tidak memiliki kontinuitas permainan dan ini masalah besar. Kami tidak bisa terus berada di posisi seperti ini. Ini bukan mentalitas tim juara,” ujar Mbappe.

Baca juga  Tim Putri Indonesia Tersingkir di Semifinal BATC 2026 Usai Dikalahkan Korea Selatan 1-3

Ia menilai Real Madrid kurang menunjukkan keinginan yang lebih besar dibandingkan lawan dan menyebut hasil tersebut pantas diterima.

Kemenangan ini memastikan Benfica melaju ke babak playoff Liga Champions dengan finis di peringkat ke-24 dan mengoleksi sembilan poin.

Gol Trubin menjadi salah satu momen paling dramatis di akhir fase liga kompetisi elite Eropa musim ini.

Belasan Tim Perebutkan 8 Tiket Babak 16 Besar Liga Champions

Dengan berakhirnya fase liga, perhatian kini beralih ke babak playoff Liga Champions. Sebanyak 16 tim yang finis di peringkat 9 hingga 24 akan memperebutkan delapan tiket tersisa menuju babak 16 besar.

UEFA menjadwalkan pengundian babak playoff pada Jumat, 30 Januari 2026, pukul 18.00 WIB di Nyon, Swiss.

Dalam format undian tanpa proteksi federasi, tim dari negara yang sama atau yang sebelumnya sudah bertemu di fase liga berpotensi kembali saling berhadapan.

Real Madrid bahkan berpeluang kembali bertemu Benfica di babak playoff. Delapan tim yang sudah memastikan tiket langsung ke babak 16 besar adalah Arsenal, Bayern Munchen, Liverpool, Tottenham Hotspur, Barcelona, Chelsea, Sporting CP, dan Manchester City.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net