Akses Desa Handil Negara Tanah Laut Rusak Parah Usai Banjir, Warga Minta Perbaikan Segera
fokus6.net, TANAH LAUT – Kerusakan jalan akibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mulai dikeluhkan warga.
Sejumlah ruas jalan di beberapa kecamatan, seperti Kurau, Bati-Bati, dan Bumi Makmur, kini dipenuhi lubang berdiameter besar yang membahayakan pengguna jalan sekaligus menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu titik terparah berada di akses jalan menuju Desa Handil Negara, Kecamatan Kurau.
Di lokasi ini, permukaan jalan mengalami kerusakan serius setelah sempat terendam banjir beberapa waktu lalu.
Lubang-lubang dengan ukuran bervariasi muncul di sepanjang jalan, meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara roda dua maupun roda empat.
Selain mengancam keselamatan, kondisi jalan rusak tersebut juga berdampak langsung pada warga yang berprofesi sebagai petani.
Jalan ini merupakan akses utama untuk mengangkut hasil panen dari lahan pertanian menuju pasar maupun tempat penampungan.
“Kalau hujan atau malam hari sangat berbahaya karena lubangnya tidak kelihatan. Kami juga susah membawa hasil panen, kendaraan sering terjebak,” ujar Fahrurazi, warga Desa Handil Negara kepada fokus6.net, Selasa (27/1/2026).
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyatakan telah melakukan pendataan lanjutan terhadap titik-titik jalan yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tanah Laut, Dwi Hadi Putra, mengatakan pendataan tersebut menjadi dasar untuk penganggaran dan perbaikan jalan pada tahun ini.
“Kami sedang melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap ruas-ruas jalan yang rusak akibat banjir. Data ini akan menjadi dasar penganggaran agar perbaikan bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Warga di tiga kecamatan terdampak berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan dalam waktu dekat.
Mereka berharap akses jalan kembali normal agar aktivitas sehari-hari, khususnya pengangkutan hasil pertanian, bisa berjalan lancar tanpa harus memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko.
Penulis/Reporter: Basuki Rahmat


Tinggalkan Balasan