fokus6.net, BANJARMASIN — Pupus sudah kepercayaan diri Pemko Banjarmasin membawa kembali piala Adipura, penghargaan bagi kota di Tanah air yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan.

Melansir berbagai sumber, Banjarmasin mendapatkan piala itu terakhir 6 tahun lalu atau berturut-turut sejak 2016 hingga 2019. Dua tahun berikutnya tak ada penilaian Adipura akibat pandemi. Lalu, pada 2023 Banjarmasin hanya membawa pulang sertifikat Adipura.

Lalu pada tahun ini, memang tak ada satupun kabupaten/kota yang menerima piala tersebut. Mengutip laman kemenlh.go.id, hanya 35 kabupaten/kota memperoleh sertifikat menuju kabupaten/kota bersih.

Dari puluhan daftar itu, nama Kota Banjarmasin juga nihil. Perwakilan Kalsel yang memperoleh justru hanya 4 kabupaten meliputi Tanah Bumbu, Tabalong, Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah.

Sementara sisanya 253 kota/kabupaten harus puas dengan label kotor, dan kota sangat kotor sebanyak 120. Dalam rilis itu BPLH hanya mengungkap jumlah tanpa merinci nama kabupaten kota secara terang-benderang.

Mengacu pengumuman itu, artinya Banjarmasin berada dalam status kota kotor atau bahkan lebih parahnya lagi kemungkinan masuk sebagai kota sangat kotor.

Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq menyoroti praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka yang masih beroperasi pada ratusan tempat pemrosesan akhir (TPA). Meskipun, angka ini turun menjadi 66 persen TPA open dumping.

“Kami memiliki target untuk mengakhiri praktik open dumping di seluruh Tanah Air di tahun 2026,” jelas Hanif Rakornas Pengelolaan Sampah, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026) kemarin.

Gagalnya membawa Adipura ini kembali menambah panjang catatan buruk Pemko Banjarmasin dalam pengelolaan sampah. Padahal sebelumnya, Wakil Wali Kota Banjarmasin begitu yakin bisa kembali meraih penghargaan bergengsi simbol kebersihan kota tingkat nasional tersebut.

Baca juga  Sidak Pasar Kalindo, Satgas Pangan Polda Kalsel Temukan Sejumlah Komoditas di Atas HET

“Berharap kota Banjarmasin mendapatkan kategori Sertifikat saja itu sudah luar biasa, ” ucapnya di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net