fokus6.net, TANAH LAUT – Banjir masih merendam Desa Handil Negara, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, hingga Rabu (31/12/2025) sore.

Air yang belum juga surut tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga berdampak pada fasilitas umum dan lahan pertanian.

Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 40 sentimeter. Genangan banjir menutup ruas jalan desa, merendam puluhan rumah warga, hingga menggenangi area persawahan.

Kondisi ini memaksa sebagian petani membuat panggung darurat agar hasil panen yang sudah dikumpulkan tidak ikut terendam air.

Banjir di Desa Handil Negara telah berlangsung selama sepekan terakhir, namun kondisinya semakin parah dalam tiga hari terakhir.

Warga mengaku semakin khawatir terutama pada malam hari, karena debit air terus bertambah akibat pasang air laut atau banjir rob.

Salah seorang warga, Andi, mengatakan banjir kali ini cukup mengganggu aktivitas masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan rendah.

“Airnya makin tinggi, apalagi malam hari. Kami khawatir kalau tiba-tiba naik lagi karena rob,” ujar Andi.

Hal senada disampaikan Saleha, Kepala Dusun Handil Negara. Ia menyebutkan banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga bangunan fasilitas publik.

“Banjir ini sudah merendam rumah warga, kantor desa, dan sekolah. Kami berharap ada penanganan segera karena kondisi sudah cukup lama,” kata Saleha.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, banjir di Desa Handil Negara berdampak terhadap 80 rumah dengan total 273 kepala keluarga. Sejumlah fasilitas umum, seperti kantor desa dan sekolah, juga ikut terendam banjir.

Hingga saat ini, warga masih berharap air segera surut dan adanya perhatian serta bantuan dari pihak terkait untuk membantu penanganan dampak banjir di wilayah tersebut.

Baca juga  Cemburu Buta, Pria di Bati-Bati Habisi Nyawa Sahabat Sendiri dengan Parang

Penulis: Basuki Rahmat