Kisah Sukses Petani Muda di Tanah Laut, Panen Cabai Keriting Hingga 6 Ton
fokus6.net, TANAH LAUT — Seorang petani muda di Kabupaten Tanah Laut sukses menggelar panen raya cabai keriting. Ia adalah Hairul, petani asal Desa Ujung Batu Plasma, Kecamatan Pelaihari.
Hairul memanen cabai di lahan seluas setengah hektar pada Jumat, 3 April 2026. Ia melibatkan ibu-ibu warga sekitar untuk membantu proses panen karena hasilnya melimpah.
Dalam sekali musim panen, Hairul mampu menghasilkan hingga 6 ton cabai keriting. Jumlah ini membuatnya kewalahan jika dikerjakan sendiri.
“Panennya banyak, jadi kami libatkan warga sekitar untuk membantu,” ujar Hairul.
Hairul sebenarnya lebih fokus menanam melon. Namun ia memanfaatkan lahannya untuk cabai sambil menunggu masa tanam melon pada Juni mendatang.
Harga cabai saat ini berada di angka Rp25 ribu per kilogram. Harga tersebut turun dari sebelumnya yang sempat menyentuh Rp60 ribu per kilogram menjelang Idul Fitri.
Meski harga turun, Hairul tetap meraup keuntungan. Dari modal sekitar Rp25 juta, ia bisa mendapatkan hasil hingga Rp40 juta.
“Kalau pemasaran tidak sulit, karena pembeli biasanya langsung datang ke kebun,” katanya.
Pembeli datang dari wilayah lokal hingga luar Kabupaten Tanah Laut. Hal ini membuat distribusi hasil panen menjadi lebih mudah.
Hairul juga mengaku tidak kesulitan dalam pengendalian hama. Menurutnya, cabai keriting yang ia tanam cukup tahan terhadap serangan penyakit.
Dalam waktu dekat, Hairul juga akan memanen tomat. Saat ini tanaman tomatnya sudah memasuki tahap pematangan.
Hairul merupakan alumni program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS) tahun 2021. Ia bahkan sempat menerima hibah modal usaha lebih dari Rp77 juta.
Penulis/Reporter: Basuki Rahmat


Tinggalkan Balasan