fokus6.net, KABUPATEN BANJAR — Koloni ulat bulu menyerang permukiman warga Desa Mandiangin Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Senin (30/3/2026). Petugas menemukan hama itu di sedikitnya empat rumah warga sehingga Dinas Pertanian Kabupaten Banjar langsung turun ke lokasi untuk pengendalian.

Warga resah karena hama ini bisa menyebabkan iritasi kulit dan gatal jika warga menyentuhnya langsung. Selain itu para petani khawatir ulat bulu merambah lahan pertanian mereka.

Petani setempat, Jumansyah (56), mengaku keberadaan ulat bulu cukup menyulitkan warga.

“Ulat ini cukup susah dikendalikan. Jadi sekarang kami berusaha mengatasinya sejak dini sebelum menyebar lebih luas ke lahan pertanian,” katanya.

Plt Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian Dinas Pertanian Banjar, Abdul Basyid, memimpin langsung kegiatan pengendalian hama di lapangan. Petugas menyemprot insektisida di sejumlah titik sarang ulat bulu di sekitar permukiman untuk memutus siklus perkembangbiakan hama.

“Target utama kami memastikan serangan OPT ini bisa terkendali sehingga tidak meluas dan warga dapat kembali beraktivitas dengan tenang,” ujar Basyid.

Pasca Serangan Ulat Bulu Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Salurkan Insektisida

Selain pengendalian di lapangan, Distan Banjar juga menyalurkan bantuan insektisida dan herbisida kepada Kelompok Tani Usaha Baru di Desa Lok Tangga. Bantuan itu bertujuan membekali petani mengantisipasi jika hama kembali menyerang lahan mereka.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net

Baca juga  Oknum Kades Balangan Akui Dirinya dalam Video Asusila Live TikTok Viral