KSOP Banjarmasin Buka Posko Angkutan Laut Lebaran 2026
fokus6.net, BANJARMASIN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin membuka Posko Angkutan Laut Lebaran 2026. Posko tersebut berada di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (13/3/2026).
Pembukaan posko diawali dengan apel siaga kesiapan angkutan laut Lebaran. Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan transportasi laut.
KSOP Banjarmasin menggelar apel tersebut untuk memperkuat koordinasi antarpetugas dan stakeholder. Petugas berharap koordinasi yang baik dapat mendukung perjalanan masyarakat yang aman dan nyaman.
Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 beroperasi selama periode 13 hingga 30 Maret 2026. Petugas akan memantau seluruh aktivitas angkutan laut selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Petugas menempatkan posko terpadu di tiga lokasi strategis di kawasan pelabuhan. Lokasi tersebut meliputi Terminal Penumpang Trisakti, Dermaga Banjar Raya, dan Dermaga Aranio.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah armada kapal untuk melayani pemudik.
“Kami menyiapkan enam armada kapal untuk melayani angkutan laut Lebaran tahun ini,” ujar Heri Purwanto.
Ia juga memperkirakan jumlah penumpang kapal laut meningkat ketimbang tahun sebelumnya. Lonjakan penumpang mencapai sekitar lima belas persen dari periode Lebaran tahun lalu.
Heri menyebut puncak arus mudik kapal laut akan terjadi pada 14 hingga 18 Maret 2026. Petugas posko akan memantau pergerakan penumpang selama periode tersebut.
Sementara itu, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) meningkatkan pelayanan dan fasilitas bagi penumpang. Langkah ini untuk memberikan kenyamanan selama proses keberangkatan di pelabuhan.
Sub Regional Kalimantan Pelindo, Sugiono, mengatakan pihaknya terus memperbaiki fasilitas terminal penumpang.
“Kami meningkatkan pelayanan dan fasilitas agar penumpang merasa aman dan nyaman selama berada di pelabuhan,” kata Sugiono.
Transportasi laut memiliki peran penting bagi konektivitas wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan. Karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi selama periode angkutan laut Lebaran.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga melakukan pemantauan intensif selama masa mudik.
Penulis/Reporter: Ahmad Fauzie


Tinggalkan Balasan