OTT KPK Jerat Bupati Cilacap, 27 Orang Ditangkap Terkait Proyek Daerah
fokus6.net, JAKARTA — KPK menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat (13/3/2026). OTT KPK ini juga menjerat 26 orang lainnya terkait dugaan penerimaan uang dari proyek-proyek di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut penyidik menduga ada aliran dana ke pihak bupati dari proyek-proyek di Cilacap. KPK masih memeriksa Syamsul dan 26 orang lainnya untuk menentukan peran masing-masing.
“Diduga ada penerimaan yang diterima oleh pihak Bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum seluruh pihak sesuai KUHAP. OTT KPK ini menjadi operasi tangkap tangan kesembilan sepanjang 2026.
Rentetan OTT KPK Sepanjang 2026
KPK mengawali OTT pertama pada 9–10 Januari 2026. Delapan orang KPK tangkap terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.
Pada 19 Januari 2026, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi. Maidi menjadi tersangka dugaan pemerasan berkedok proyek dan gratifikasi di Pemkot Madiun.
Pada hari yang sama, KPK juga menangkap Bupati Pati Sudewo. Sudewo tersangka dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati.
Pada 4 Februari 2026, KPK menggelar OTT keempat di KPP Madya Banjarmasin. Kasusnya berkaitan dengan dugaan korupsi restitusi pajak.
Masih pada hari yang sama, KPK mengungkap OTT kelima terkait impor barang tiruan. KPK menangkap mantan Direktur Penindakan Ditjen Bea Cukai, Rizal.
Pada 5 Februari 2026, OTT keenam menyasar PN Depok. KPK menjerat Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.
Pada 3 Maret 2026, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka. Kasusnya terkait dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan.
Pada 10 Maret 2026, KPK menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Kasusnya berkaitan dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
Kini OTT KPK kesembilan resmi menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Penyidik masih mendalami kasus ini sebelum mengumumkan status hukum para pihak.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan