fokus6.net, HULU SUNGAI SELATAN – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan meresmikan markas unit patroli perairan di kawasan danau Bangkau.

Peresmian berlangsung di Desa Bangkau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Selasa 10 Maret 2026 sore.

Kapolda meresmikan markas patroli tersebut dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta meninjau fasilitas operasional kepolisian perairan.

Markas baru tersebut akan memperkuat pengawasan keamanan dan perlindungan ekosistem perairan di kawasan danau Bangkau.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan pembangunan markas patroli menggunakan anggaran pemerintah daerah.

Bangunan tersebut memiliki luas 48 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas 96 meter persegi.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan membiayai pembangunan markas tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2025.

Total anggaran pembangunan mencapai sekitar 399 juta rupiah untuk mendukung operasional kepolisian perairan di kawasan tersebut.

Kapolda menjelaskan personel kepolisian perairan telah bertugas di kawasan danau Bangkau sejak beberapa tahun lalu.

Namun sebelumnya petugas hanya menggunakan pos pemantau milik Dinas Perikanan sebagai basis operasional sementara.

Kini markas baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas patroli serta pengawasan aktivitas masyarakat di perairan.

“Dengan markas permanen ini kami ingin mengoptimalkan patroli, pengawasan, penegakan hukum, dan pembinaan masyarakat,” ujar Kapolda.

Danau Bangkau Dijaga dari Penangkapan Ikan Merusak

Kapolda menegaskan keberadaan pos patroli memiliki fungsi penting untuk melindungi sumber daya perikanan di wilayah tersebut.

Karena itu, petugas akan mengawasi aktivitas penangkapan ikan agar tidak menggunakan metode yang merusak ekosistem perairan.

Praktik penangkapan ikan menggunakan setrum listrik menjadi salah satu pelanggaran yang sering merusak habitat ikan.

Bahkan, metode tersebut dapat menurunkan populasi ikan secara drastis di kawasan danau Bangkau.

Baca juga  Polda Kalsel 'Garuk' 2 Buruh, Sita Sabu 41,92 Gram

Selain menjaga ekosistem, kepolisian juga berupaya mencegah konflik antara nelayan lokal dengan nelayan pendatang.

Di sisi lain, pengawasan rutin diharapkan mampu menjaga stabilitas aktivitas perikanan masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut Polda Kalsel juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar kawasan perairan.

Kemudian, petugas membagikan 100 paket sembako kepada warga Desa Bangkau yang membutuhkan.

Polda Kalsel juga menyalurkan bantuan untuk mendukung program ketahanan pangan berbasis ekonomi biru.

Selain itu, bantuan tersebut berupa enam unit keramba dan delapan ribu bibit ikan untuk nelayan setempat.

Kapolda berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produksi perikanan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat desa.

“Kami berharap keamanan perairan tetap terjaga dan bantuan ini membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat turut menghadiri kegiatan peresmian markas patroli tersebut.

Sementara itu, hadir pula Bupati Hulu Sungai Selatan, Ketua DPRD, Kapolres HSS, serta tokoh masyarakat setempat.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net