fokus6.net, TANAH LAUT – Proyek normalisasi Sungai Kurau di Kabupaten Tanah Laut rampung pada Sabtu (7/3/2026). Warga berharap pengerukan ini mengurangi banjir Tanah Laut yang selama ini rutin melanda Kecamatan Kurau, Bati-Bati, dan Bumi Makmur setiap tahun.

Pantauan di Desa Kurau Utara menunjukkan alur sungai kini lebih dalam setelah pengerukan. Pekerja mengeruk sungai sepanjang kurang lebih tiga kilometer hingga aliran air dari hulu langsung menuju muara laut.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga membuat sodetan di tiga titik. Dua sodetan berada di Desa Kurau Utara, satu titik lainnya di Desa Handil Maluka.

Progres pekerjaan sodetan kini sudah mencapai 95 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan selesai dalam waktu dekat.

Warga Kurau Harap Banjir Tanah Laut Berkurang

Kepala Desa Kurau Utara, Bahrani B, mengatakan warga menaruh harapan besar pada proyek ini. Banjir hampir setiap tahun merendam permukiman mereka.

“Selama ini banjir hampir setiap tahun terjadi. Kami berharap setelah pengerukan sungai dan sodetan selesai, genangan air bisa berkurang,” ujar Bahrani.

Bahrani menjelaskan kondisi sungai sebelumnya cukup dangkal sehingga air sering meluap saat hujan deras. Kini alur yang lebih dalam memungkinkan air mengalir lebih lancar menuju laut.

Warga pun berharap normalisasi ini menjadi solusi jangka panjang bagi wilayah Kurau dan sekitarnya. Banjir Tanah Laut yang rutin terjadi selama ini membebani kehidupan warga setiap musim hujan.

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Baca juga  Operasi Ketupat Intan 2026 Dimulai, Ribuan Personel Amankan Lebaran di Kalsel