fokus6.net, BANJARMASIN — Teror pelemparan bom molotov yang terjadi di Komplek Belitung Permai, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat, hingga kini masih menyisakan teka-teki. Tidak satu pun warga mengaku melihat langsung sosok pelaku saat insiden berlangsung.

Rekaman kamera pengawas yang diperiksa bersama aparat kepolisian pun belum mampu mengungkap identitas pelaku. Dalam tayangan tersebut, hanya terlihat seorang anak kecil berlari di jalan kompleks tak lama sebelum api diketahui muncul.

Ketua RT setempat, Sudarsono, mengatakan warga pertama kali mengetahui adanya kebakaran dari teriakan anak-anak yang berada di sekitar lokasi.

“Yang melihat itu anak-anak di situ, dia teriak ada api ujar,” katanya.

Menurutnya, situasi ini membuat warga sekaligus aparat kebingungan. Pasalnya, tidak ada visual yang memperlihatkan aksi pelemparan, melainkan hanya seorang bocah yang kebetulan melintas.

“Yang melihat kekanakan yang dilihat anak-anak juga, jadi heran kita semua. Polisi saja bingung itu hari,” ujar Sudarsono.

Pemilik rumah yang menjadi sasaran, Anwar Razak, memilih bersikap tenang dan tidak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan pelaku. Ia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada kepolisian.

“Saya tak bisa menduga-duga yah. Biar polisi nanti yang menguruskan,” ucap Anwar.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Warga berharap aparat segera menemukan petunjuk yang dapat mengungkap pelaku agar ketenangan lingkungan kembali terjaga.

“Iya mudah-mudahan cepat terungkap saja,” kata Sudarsono.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net