fokus6.net, BANJARMASIN — Polresta Banjarmasin melalui Satuan Reserse Kriminal bersama unit reskrim polsek jajaran melaksanakan Patroli Macan pada Minggu dini hari.

Dalam operasi yang berlangsung sejak pukul 23.00 WITA hingga 05.00 WITA tersebut, petugas mengamankan puluhan remaja yang diduga terlibat aksi perang sarung serta sejumlah barang bukti lain.

Sebanyak 41 remaja dibawa petugas untuk pendataan dan pembinaan. Selain itu, dua anak kedapatan menghirup lem, empat sepeda motor yang diduga dipakai untuk balap liar turut diamankan, serta tiga bilah senjata tajam yang ditemukan saat patroli.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, menyatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti perang sarung, balap liar, dan penyalahgunaan lem yang meresahkan warga,” ujar Eru di Banjarmasin.

Seluruh remaja yang terjaring langsung dibawa ke Markas Komando Polresta Banjarmasin. Di sana, petugas melakukan pendataan sekaligus pembinaan, serta memanggil orang tua masing-masing.

“Mereka kami amankan ke mako untuk didata dan dibina. Orang tua juga kami panggil agar turut mengawasi anak-anaknya,” kata Eru.

Penemuan senjata tajam menjadi perhatian serius kepolisian karena berpotensi memicu tindak kekerasan. Menurut Eru, keberadaan tiga bilah senjata tajam tersebut sangat membahayakan apabila digunakan dalam aksi tawuran.

“Kami juga mengamankan tiga bilah senjata tajam yang tentunya sangat berbahaya jika digunakan dalam aksi tawuran,” ucapnya.

Patroli menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul remaja pada malam hingga dini hari, terutama selama Ramadan. Selain tindakan hukum, aparat juga memberikan imbauan secara langsung agar para remaja tidak terlibat aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan selama bulan suci.

“Selama Bulan Suci Ramadan, kami mengajak seluruh masyarakat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” kata Cuncun.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net