fokus6.net, BANJARMASIN — Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin mengamankan 12 sepeda motor yang diduga kerap dipakai untuk aksi balap liar dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas AKP Embang Pramono dengan dukungan personel Satreskrim, Satnarkoba, dan Sat Samapta. Penertiban difokuskan pada sejumlah ruas jalan yang selama bulan Ramadan kerap dijadikan arena kebut-kebutan.

AKP Embang menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan sekaligus penindakan terhadap potensi kejahatan jalanan dan kecelakaan lalu lintas.

“Beberapa kendaraan kami amankan bersama tim Reskrim di titik-titik yang terindikasi menjadi lokasi balap liar,” ujarnya di Banjarmasin.

Dari hasil penyisiran, petugas menindak empat unit kendaraan di Jalan A. Yani Km 4,5 hingga Km 6, tiga unit di kawasan Km 0, dua unit di Jalan Pekauman Banjarmasin Selatan, serta tiga unit di Jalan Lambung Mangkurat. Seluruhnya dikenakan sanksi tilang karena tidak memenuhi ketentuan teknis dan standar keselamatan.

Menurut Embang, mayoritas kendaraan yang diamankan telah mengalami modifikasi yang tidak sesuai aturan. “Kelengkapan spesifikasi teknisnya tidak terpenuhi dan tidak sesuai standar laik jalan sebagaimana diatur dalam regulasi,” katanya.

Ia menambahkan, kendaraan tersebut untuk sementara diamankan sebagai barang bukti. Pemilik kendaraan juga akan dipanggil bersama orang tua masing-masing untuk diberikan pembinaan.

“Peran orang tua sangat penting. Membiarkan anak berada di luar rumah hingga dini hari tanpa pengawasan berisiko terhadap keselamatan mereka,” tegasnya.

Selain tindakan represif, Satlantas turut mengedepankan pendekatan preventif melalui patroli Blue Light dan metode hunting di jam-jam rawan. Pengawasan difokuskan pada titik strategis yang sering dijadikan lokasi balap liar. Edukasi juga dilakukan kepada komunitas motor dan kalangan pelajar guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

“Kami terus melakukan sosialisasi secara humanis dan membuka layanan pengaduan melalui Call Center 110 agar masyarakat dapat melaporkan aktivitas mencurigakan,” tambah Embang.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi turut mengingatkan pentingnya menjaga situasi keamanan selama Ramadan. Ia menekankan bahwa bulan suci harus menjadi momentum memperkuat ibadah sekaligus menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar, perang sarung, penyalahgunaan narkoba, maupun aktivitas lain yang meresahkan,” ujarnya.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net