fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang di Sungai Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, berakhir duka. Setelah dilakukan penyisiran selama beberapa jam, korban bernama Alfiannoor (20) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Sabtu (14/2/2026) malam.

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 22.40 WITA, berjarak kurang lebih dua kilometer dari titik awal dilaporkan tenggelam. Tim SAR Gabungan menyebut arus sungai yang cukup kuat menyebabkan korban terseret hingga ke arah hilir dari lokasi kejadian perkara.

Laporan pertama mengenai peristiwa tersebut diterima dari Kepala Desa Mataraman pada pukul 14.45 WITA. Informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin yang segera bergerak menuju lokasi, dengan jarak tempuh sekitar 37 kilometer.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, dalam keterangan resminya pada Minggu (15/2/2026) menjelaskan bahwa kondisi medan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. “Korban ditemukan setelah terbawa arus cukup jauh dari titik awal. Arus sungai saat itu memang cukup deras,” ujarnya.

Selama operasi berlangsung, tim melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika jasad korban ditemukan di koordinat 3°20’00” S 114°59’10” E.

“Hambatan terbesar adalah derasnya arus. Namun berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, korban akhirnya berhasil ditemukan,” tambah I Putu Sudayana.

Usai dievakuasi dari sungai, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Simpang 3 RT 02, Kecamatan Mataraman, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net