Harga Beras Lokal di Pasar Pelaihari Tembus Rp63 Ribu, Pedagang Sebut Dampak Banjir
fokus6.net, TANAH LAUT – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, melonjak tajam menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal sepekan lagi. Kenaikan paling signifikan terjadi pada beras lokal yang kini menembus Rp63 ribu per gantang atau lima liter.
Para pedagang menyebut lonjakan harga ini dipicu gagal panen akibat banjir besar yang melanda Tanah Laut pada awal 2026.
Salah satu pedagang beras di Pasar Pelaihari, Yunida, mengatakan harga beras lokal jenis Rukut mengalami kenaikan cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
“Harga beras lokal naik karena kemarin banyak yang gagal panen akibat banjir besar. Jadi stok berkurang, sementara permintaan mulai meningkat jelang Ramadan,” ujarnya Sabtu (14/2/2026).
Tak hanya beras, sejumlah komoditas lain juga ikut merangkak naik. Harga daging sapi naik Rp10 ribu dari harga sebelumnya Rp150 ribu per kilogram. Sementara telur ayam ras naik Rp2 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Pedagang telur, Raudah, mengungkapkan kenaikan harga sudah terjadi secara bertahap.
“Telur sekarang Rp30 ribu per kilo. Biasanya memang menjelang Ramadan ada kenaikan, tapi sekarang terasa lebih cepat,” katanya.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tanah Laut memastikan pihaknya terus melakukan monitoring harga di lapangan. Upaya ini dilakukan agar harga bahan pokok tetap terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Penulis/Reporter: Basuki Rahmat


Tinggalkan Balasan