fokus6.net, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 berada di kisaran 5,6 persen. Strategi pemerintah, kata Purbaya, adalah mendorong belanja dan stimulus sejak awal tahun, termasuk dengan memberikan potongan tarif transportasi selama periode Lebaran.

“Kita kasih diskon itu agar menggeret perekonomian. 5,6 persen kira-kira,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Diskon transportasi menjadi andalan pemerintah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, mempercepat perputaran uang, dan mendorong konsumsi. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan bahwa total anggaran stimulus transportasi mencapai Rp911,16 miliar, bersumber dari APBN maupun non-APBN.

“Pada tahun ini, dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar, berasal dari APBN maupun non-APBN,” jelas Airlangga di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Potongan tarif berlaku untuk berbagai moda transportasi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan diskon 30 persen untuk perjalanan 14–29 Maret 2026, dengan target mencapai 1,2 juta penumpang.

“Sekali lagi, diskon 30 persen dari harga tiket dengan target 1,2 juta penumpang,” ujar Airlangga.

Sementara itu, PT Pelni memberikan potongan 30 persen untuk perjalanan 11 Maret–5 April 2026, menargetkan 445 ribu penumpang.

“Demikian pula angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry berlaku 12–31 Maret, diskon tarif 100 persen dari jasa ke pelabuhan. Targetnya 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang,” imbuh Airlangga.

Untuk transportasi udara, pemerintah menyiapkan diskon 17–18 persen bagi penumpang kelas ekonomi untuk rute domestik pada 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net