Diterjang Angin Kencang, Sejumlah Rumah di Kabupaten Banjar Rusak
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Banjar, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 16.30 WITA, menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan di dua kecamatan berbeda.
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya dua rumah terdampak akibat terpaan angin tersebut. Di Kecamatan Gambut, tepatnya di Desa Sungai Kupang RT 001, rumah milik Sapiah mengalami kerusakan dengan kategori sedang. Hunian tersebut ditempati satu kepala keluarga yang terdiri dari empat orang.
Sementara itu, di Desa Tatah Jaruju RT 02, Kecamatan Tatah Makmur, rumah milik Ahmad Faujiannor juga terdampak. Bagian dapur berukuran sekitar 2 x 3 meter dilaporkan rusak setelah atapnya terlepas akibat terjangan angin. Rumah tersebut dihuni dua orang.
Informasi kejadian di Tatah Makmur diperoleh dari Camat Tatah Makmur bersama Pemerintah Desa Tatah Jaruju. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala BPBD Banjar, Wasis, menyampaikan bahwa pihaknya segera bergerak menindaklanjuti laporan warga.
“Kami langsung menyiapkan distribusi logistik dan peralatan untuk membantu warga terdampak. Sekaligus dilakukan pendataan dan perhitungan kerusakan sebagai dasar pengajuan bantuan,” ujarnya.
Pada hari yang sama, laporan lain juga muncul dari kawasan Tatah Belayung RT 3. Sebuah bangunan rumah dilaporkan roboh di area belakang permukiman warga, tepatnya di samping Komplek Griya Annisa yang berada di kawasan tanah kaplingan.
Kabar ambruknya bangunan tersebut pertama kali beredar melalui pesan singkat di grup komunikasi warga. Dalam pesan itu disebutkan bahwa rumah berada di belakang permukiman dan bersebelahan dengan komplek perumahan.
Dari rekaman video yang beredar, terlihat atap genteng bangunan telah runtuh dan rangka kayu berserakan di tanah yang ditumbuhi semak. Struktur bangunan tampak miring sebelum akhirnya sebagian besar konstruksinya roboh.
Belum dapat dipastikan penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait kemungkinan korban maupun besaran kerugian material akibat kejadian tersebut.
Sejumlah warga mengaku mengetahui peristiwa itu setelah melihat langsung kondisi rumah yang sudah dalam keadaan roboh, diduga akibat angin ribut yang melanda kawasan tersebut pada sore hari.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan