fokus6.net, BANJARMASIN – Penyidikan kasus dugaan korupsi proyek penyewaan komputer, server, aplikasi, serta jaringan di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin segera mencapai ‘klimaks’.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin mengungkapkan bahwa proses hukum kini berada pada tahap penghitungan kerugian negara, yang menjadi langkah akhir sebelum penetapan tersangka.

Kepala Kejari Banjarmasin, Eko Riendra Wiranto, menegaskan pihaknya tinggal menunggu hasil audit untuk melanjutkan perkara ke tahap berikutnya.

“Perkara di Disdik tinggal penetapan tersangka. Sekarang hanya menunggu penghitungan kerugian negara,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Kamis (12/2/2026).

Menurut Eko, proses audit diperkirakan tidak akan memakan waktu lama. Ia optimistis hasilnya bisa segera diterima oleh penyidik.

“Kemungkinan pekan depan sudah ada hasilnya,” katanya.

Meski sempat menghadapi kendala dalam mencari auditor, Eko memastikan hal tersebut tidak menghentikan laju penyidikan. Pihaknya tetap berupaya mempercepat proses agar kepastian hukum segera tercapai.

“Kita terus kejar prosesnya. Memang sempat kesulitan mendapatkan auditor, tapi tetap kita upayakan. Begitu ada kepastian, langsung kita tetapkan tersangka,” tegasnya.

Kasus ini sendiri telah diselidiki sejak akhir 2025. Tepatnya pada 24 November 2025, penyidik Kejari Banjarmasin melakukan penggeledahan di Kantor Disdik Kota Banjarmasin yang berlokasi di Jalan Pierre Tendean. Langkah tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan penyelewengan dalam proyek sewa perangkat teknologi pada tahun anggaran 2023 dengan nilai total mencapai Rp3,1 miliar.

Dari informasi yang dihimpun, proyek penyewaan itu terbagi dalam lima paket pengadaan sepanjang 2023 dengan metode berbeda. Paket pertama senilai Rp612.360.000 dilakukan melalui mekanisme pengadaan langsung pada Februari 2023. Selanjutnya, pengadaan melalui e-purchasing berlangsung beberapa kali, yakni Rp174.720.000 pada Juni, Rp698.880.000 pada Agustus, Rp733.824.000 pada September, serta Rp908.544.000 pada Oktober 2023.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net