Skandal Epstein Kembali Seret Pangeran Andrew, William dan Kate Buka Suara
fokus6.net, JAKARTA – Keluarga Kerajaan Inggris kembali berada dalam sorotan setelah dokumen terbaru terkait kasus mendiang Jeffrey Epstein dirilis otoritas Amerika Serikat. Di tengah gelombang perhatian publik tersebut, Pangeran William dan Catherine, Princess of Wales, akhirnya menyampaikan sikap resmi mereka.
Melalui pernyataan Istana Kensington yang dirilis Selasa (10/2/2026), pasangan pewaris takhta itu menyatakan keprihatinan mendalam atas perkembangan terbaru yang menyeret nama Pangeran Andrew.
William disebut “sangat prihatin” terhadap fakta-fakta baru yang muncul dalam dokumen perkara Epstein. Meski demikian, pernyataan tersebut menegaskan bahwa fokus utama mereka tetap pada para korban kejahatan seksual.
Pernyataan ini muncul tak lama setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) merilis dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files. Arsip setebal jutaan halaman itu berisi surat elektronik, foto, video, serta berbagai dokumen lain yang berkaitan dengan jaringan dan relasi Epstein, termasuk sejumlah tokoh publik internasional.
Nama Pangeran Andrew kembali disebut dalam dokumen tersebut. Beberapa berkas memuat dugaan komunikasi serta pertemuan antara Andrew dan Epstein pada periode tertentu. Selain itu, terdapat klaim dari seorang perempuan yang mengaku pernah dikirim ke Inggris pada 2010 dan menyebut keterlibatan Andrew. Tuduhan tersebut sebelumnya telah dibantah oleh pihak Andrew.
Dokumen yang beredar juga memuat foto dan korespondensi yang diklaim berkaitan dengan undangan pertemuan di lingkungan kerajaan. Namun, sejumlah pihak menekankan bahwa kemunculan nama dalam dokumen tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran hukum baru.
Di tengah berkembangnya isu ini, William tengah melakukan kunjungan resmi ke Arab Saudi untuk bertemu Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Sementara itu di Inggris, perhatian publik kembali tertuju pada posisi Andrew di dalam keluarga kerajaan.
Sebelumnya, pada 2025, Raja Charles III telah mencabut seluruh gelar militer dan patronase kerajaan milik adiknya tersebut. Media Inggris juga melaporkan bahwa Andrew tidak lagi menempati kediamannya di Windsor, meski pihak kerajaan tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Kasus Epstein sendiri telah lama menjadi sumber kontroversi global, terutama karena melibatkan sejumlah tokoh berpengaruh. Bagi Kerajaan Inggris, isu ini kembali menjadi ujian reputasi di tengah upaya menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi monarki.
Dalam pernyataan resminya, Istana Kensington menegaskan bahwa perhatian William dan Kate “tetap tertuju pada para korban dan pentingnya akuntabilitas.” Sikap itu dinilai sebagai langkah menjaga jarak institusional dari polemik yang kembali mencuat ke permukaan.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan