Tim Putri Indonesia Tersingkir di Semifinal BATC 2026 Usai Dikalahkan Korea Selatan 1-3
fokus6.net, JAKARTA – Perjalanan tim bulu tangkis putri Indonesia di ajang Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 harus berakhir di babak semifinal setelah menyerah 1-3 dari Korea Selatan. Laga yang berlangsung di Conson Gymnasium, Qingdao, China, pada Sabtu itu menjadi penentu langkah Merah Putih yang gagal melaju ke partai puncak.
Kepastian kekalahan Indonesia terjadi pada pertandingan keempat ketika pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti tidak mampu membalikkan keadaan saat menghadapi duet Lee Seo-jin dan Lee Yeon-woo. Dalam pertarungan dua gim, Tiwi/Fadia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor identik 19-21, 19-21.
Pertandingan berjalan cepat dan menegangkan selama lebih dari satu jam. Meski memberikan perlawanan sengit, pasangan Indonesia belum berhasil memanfaatkan momen penting. “Kami sudah berusaha menekan sejak awal, tetapi lawan tampil lebih stabil pada poin-poin krusial,” ujar sumber tim setelah pertandingan.
Gim pembuka berlangsung ketat dengan kejar-mengejar angka sejak rally pertama. Sempat tertinggal, Tiwi/Fadia mampu menyamakan kedudukan dan menjaga selisih tetap tipis. Namun memasuki fase akhir, pasangan Korea Selatan menunjukkan ketenangan yang membuat mereka mengamankan gim pertama 21-19.
Pada gim berikutnya, wakil Indonesia tampil lebih menyerang dan sempat unggul berkat raihan beberapa poin beruntun. Akan tetapi, tekanan yang dibangun Lee/Lee membuat skor kembali seimbang sebelum akhirnya pasangan Korea mengambil alih permainan. Tiwi/Fadia bahkan sempat menyamakan skor menjadi 19-19, tetapi dua angka terakhir jatuh ke tangan lawan sekaligus memastikan tiket final bagi Korea Selatan.
Sebelum partai penentuan itu, Indonesia sebenarnya sudah berada dalam posisi tertinggal. Tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan lebih dulu kalah dari Kim Ga-eun, disusul kekalahan ganda Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dari Baek Ha-na/Kim Hye-jeong yang membuat Korea Selatan unggul dua angka.
Harapan sempat muncul ketika Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tampil meyakinkan dan menundukkan Park Ga-eun dalam dua gim langsung. Kemenangan tersebut memperkecil jarak menjadi 1-2 dan membuka peluang Indonesia untuk memaksakan partai kelima. Namun asa itu pupus setelah Tiwi/Fadia gagal mengamankan kemenangan.
“Kami akan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih kuat di turnamen berikutnya,” ungkap perwakilan tim.
Hasil ini membuat Indonesia kembali mengulang capaian pada edisi 2024, yakni terhenti di empat besar setelah saat itu juga kalah dengan skor 1-3 dari Thailand. Hingga kini, prestasi terbaik tim putri Indonesia di BATC masih terjadi pada 2022 ketika berhasil keluar sebagai juara usai menaklukkan Korea Selatan dengan skor 3-1 di final.


Tinggalkan Balasan