Bibir Berdarah Usai Insiden dengan Kapten Jepang, Kondisi Pemain Timnas Futsal Indonesia Siap Tampil di Final
fokus6.net, JAKARTA – Timnas Futsal Indonesia harus menghadapi laga keras saat menyingkirkan Jepang di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Salah satu momen paling disorot terjadi ketika Rio Pangestu mengalami pendarahan di bibir setelah berduel dengan kapten Jepang, Kazuya Shimizu. Insiden tersebut terjadi di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).
Rio Pangestu berusaha merebut bola dan terlibat kontak langsung dengan Kazuya Shimizu. Dalam duel itu, sikutan mengenai area wajah Rio. Ia langsung terjatuh dan memegangi bibirnya.
Darah terlihat mengalir dari mulut pemain bernomor punggung tersebut. Tim medis Timnas Futsal Indonesia segera masuk ke lapangan dan memberikan pertolongan. Rio kemudian mendapat perawatan di sisi lapangan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia Bereaksi
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, langsung bereaksi atas insiden tersebut. Ia meminta wasit mengecek VAR karena menilai kontak yang terjadi cukup keras dan berbahaya.
Namun, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Kazuya Shimizu. Keputusan tersebut membuat bangku cadangan Indonesia sempat memprotes.
“Kami meminta VAR karena itu kontak serius, tetapi wasit memutuskan cukup dengan kartu kuning,” ujar Hector Souto.
Beberapa Pemain Alami Cedera
Selain Rio Pangestu, beberapa pemain Timnas Futsal Indonesia juga mengalami gangguan fisik selama pertandingan. Brian Ick, Yogi Saputra, dan M Iqbal sempat merasakan cedera ringan.
Hector Souto menyebut kondisi tersebut sebagai hal wajar, mengingat intensitas pertandingan yang tinggi dan durasi laga yang panjang hingga extra time.
“Beberapa pemain mengalami cedera dan kram,” kata Souto.
Kondisi Tim Jelang Laga Final
Meski sempat mengalami masalah fisik, Hector Souto memastikan kondisi para pemain kini sudah membaik. Ia menyatakan seluruh skuad siap menghadapi pertandingan final.
Timnas Futsal Indonesia sendiri berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 5-3. Kemenangan tersebut membawa Garuda Futsal melangkah ke final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Di partai puncak, Indonesia akan menghadapi Iran di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2/2026).
Tantangan Recovery dan Optimisme Souto
Hector Souto mengakui waktu pemulihan timnya cukup terbatas. Indonesia hanya memiliki waktu sekitar 48 jam untuk recovery. Sementara itu, Iran memiliki waktu istirahat lebih panjang karena bermain lebih awal.
“Waktu istirahat kami lebih singkat karena mereka bermain pukul 15.00 WIB,” ucap Souto.
Dukungan suporter yang memadati Indonesia Arena menjadi suntikan moral tambahan bagi skuad Garuda.
“Dengan stadion penuh dan dukungan fans, saya optimistis kami bisa bersaing di final,” tutup Hector Souto.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan