fokus6.net, BANJARMASIN – Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil buka suara ihwal peluncuran Calendar of Event (CoE) Banjarmasin 2026 yang akan digelar di ICON Bali Mall, Pantai Sanur, Denpasar, Bali.

Ibnu Sabil beralasan ditetapkannya Bali sebagai lokasi peluncuran didasarkan pada pertimbangan strategis promosi pariwisata.

Ia meyakini Bali menjadi titik temu wisatawan dari berbagai negara, sehingga efektif untuk ajang promosi wisata kota berjuluk Seribu Sungai.

“Ini sangat strategis untuk promosi wisata, khususnya bagi Kota Banjarmasin yang sedang berbenah menjadi kota wisata,” kata eks Camat Banjarmasin Barat ini, Kamis (5/2/2026).

Soal anggaran yang dikucurkan, Sabil menyatakan besarannya sudah melalui proses efisiensi.

Selain itu, menurutnya setiap promosi wisata akan memerlukan biaya, dan lumrah seperti yang dilakukan daerah lain di Indonesia. 

“Pembiayaan CoE tahun ini sudah kami efisiensikan. Apalagi Bali berada pada posisi strategis sebagai destinasi wisata internasional,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil. (Foto: Instagram @ibnusabilsholehpare)

Launching CoE Banjarmasin 2026 mencuat usai tercantumnya paket pekerjaan langsung atau PL bernama Jasa Event Organizer Launching CoE Banjarmasin 2026 di laman spse.inaproc.id.

Dari laman itu terlihat kontrak kerja dibuat pada 3 Februari 2026 dengan nilai pagu paket sebesar Rp200 juta yang disedot dari APBD tahun 2026.

Sementara dalam kolom lokasi pekerjaan, event itu rencananya bakal digelar di ICON Bali Mall, Pantai Sanur, Denpasar, Bali.

Namun tak seperti informasi paket pekerjaan pada umumnya yang menampilkan nama peserta yang memenangi kontrak kerja, paket jasa EO itu justru hanya sebatas mencantumkan “Peserta 1”. 

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net