fokus6.net, BANJARMASIN — Upaya pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian terus digalakkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin.

Terbaru, puluhan tanaman terong di area Pertanian SAE mendapat perawatan khusus berupa penyulaman untuk memastikan pertumbuhan tetap optimal hingga masa panen.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (2/2/2026) tersebut menyasar sekitar 30 tanaman terong, baik jenis terong bulat putih maupun terong ungu.

Penyulaman dilakukan sebagai langkah mengganti tanaman yang pertumbuhannya kurang maksimal agar hasil budidaya tetap terjaga.

Proses perawatan melibatkan langsung warga binaan bernama Ahmad Hafi dengan pendampingan petugas kegiatan kerja, Yoga Primajaya.

Selain mengganti tanaman yang tidak berkembang dengan baik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari perawatan rutin kebun pertanian lapas.

Petugas Giatja Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Yoga Primajaya, menjelaskan bahwa perawatan tanaman dilakukan secara berkala agar target panen dapat tercapai.

“Tanaman yang pertumbuhannya kurang baik kita ganti, baik itu terong putih maupun terong ungu. Tujuannya supaya perawatan lebih merata dan hasilnya bisa maksimal,” ujar Yoga.

Bagi warga binaan, kegiatan pertanian ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana belajar.

Ahmad Hafi mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru sejak terlibat langsung dalam pengelolaan kebun di dalam lapas.

“Dari kegiatan ini saya jadi tahu bagaimana cara merawat tanaman dari awal sampai panen. Selain itu, kami juga dilatih lebih disiplin dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan bahwa kegiatan penyulaman dan perawatan tanaman merupakan wujud nyata pelaksanaan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait pemanfaatan lahan tidur agar lebih produktif.

“Area Pertanian SAE ini kami optimalkan sebagai lahan produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” kata Kalapas.

Baca juga  Limbah Dapur Disulap Jadi Pakan Maggot, Lapas Banjarmasin Jalankan Pembinaan Ramah Lingkungan

Ia menambahkan, budidaya terong bulat putih dan terong ungu tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada pembentukan karakter warga binaan.

“Melalui kegiatan pertanian, warga binaan dibekali keterampilan teknis sekaligus nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja,” ujarnya.

Dengan kegiatan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan ini, Lapas Kelas IIA Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk menjalankan pembinaan yang produktif dan selaras dengan kebijakan pemasyarakatan yang menitikberatkan pada kemandirian serta ketahanan pangan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net