Pembangunan Mal Pelayanan Publik Tanah Bumbu Dilanjutkan, Pemkab Kucurkan Rp5 Miliar
fokus6.net, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menghidupkan proyek pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di Kelurahan Batulicin.
Pembangunan sejatinya sempat terhenti, namun pada tahun 2026 pemerintah daerah mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk melanjutkan pengerjaan gedung tersebut.
Dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pekerjaan konstruksi yang belum rampung, terutama pada bagian dinding bangunan.
Hingga kini, gedung dua lantai itu masih didominasi rangka beton dan belum sepenuhnya tertutup. Keberadaan MPP nantinya diharapkan menjadi pusat layanan terpadu, sehingga masyarakat dapat mengurus berbagai keperluan administrasi dalam satu tempat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Yusri, menyampaikan bahwa kelanjutan proyek ini tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya agar pembangunan bisa dilanjutkan secara bertahap.
“Keinginan kami tentu gedung ini bisa segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat. Tetapi prosesnya harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” kata Muhammad Yusri saat dimintai keterangan.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, bangunan MPP yang mulai dibangun sejak 2024 tersebut terlihat belum tertata dengan baik.
Sejumlah pagar proyek tampak roboh, sementara area sekitar gedung masih dipenuhi material bangunan yang berserakan.
Rumput liar juga tumbuh cukup lebat, menandakan aktivitas pembangunan sempat berhenti dalam waktu yang cukup lama.
Selain itu, struktur beton gedung mulai menunjukkan dampak paparan cuaca. Di beberapa bagian terlihat lumut dan noda akibat rembesan air hujan.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas bangunan jika tidak segera ditindaklanjuti dengan pekerjaan lanjutan dan perawatan yang memadai.
“Kalau tidak segera dilanjutkan, tentu akan berpengaruh pada mutu bangunan. Karena itu, pekerjaan lanjutan dan perawatan menjadi penting,” ujar seorang warga, Misran.
Sejak awal pembangunan, total anggaran yang telah digelontorkan untuk proyek Mal Pelayanan Publik Tanah Bumbu diperkirakan mencapai sedikitnya Rp20 miliar.
Dana tersebut dicairkan secara bertahap setiap tahun, mengikuti tahapan pekerjaan serta kemampuan fiskal daerah.
Ke depan, gedung MPP ini direncanakan menjadi pusat pelayanan publik terpadu yang menyediakan berbagai layanan pemerintahan dalam satu atap.
Tidak hanya pelayanan administrasi, fasilitas pendukung seperti area parkir, ruang tunggu yang nyaman, serta ruang promosi dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah juga direncanakan tersedia.
Meski anggaran lanjutan sudah disiapkan, Dinas PUPR Tanah Bumbu belum dapat memastikan kapan pembangunan MPP ini akan sepenuhnya rampung.
Pemerintah daerah berharap proyek tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan hingga akhirnya dapat dioperasikan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan