Isu RS Tipe D Gambut Disebut Mangkrak, Ketua DPRD Banjar Minta Dinkes Dipanggil RDP
fokus6.net, KABUPATEN BANJAR – Ramainya pemberitaan yang menyebut proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe D milik Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar di Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, mangkrak, langsung mendapat respons dari Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H. Agus Maulana, S.H.
Menanggapi isu tersebut, Agus Maulana menegaskan pihaknya tidak ingin polemik berkembang liar dan menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, DPRD Kabupaten Banjar mengambil langkah cepat dengan meminta klarifikasi langsung dari instansi terkait.
“Saya sangat menyayangkan munculnya isu pembangunan RS Tipe D di Gambut yang disebut mangkrak. Informasi seperti ini harus diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/1/2026) kemarin.
Sebagai tindak lanjut, Ketua DPRD memerintahkan Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar yang membidangi sektor kesehatan untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.
“Saya sudah meminta Komisi IV untuk segera memanggil Dinas Kesehatan melalui RDP. Kita ingin tahu secara jelas bagaimana progres pembangunan, apa kendalanya, dan bagaimana solusi ke depan,” tegasnya.
Agus Maulana yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar menilai pembangunan RS Tipe D Gambut merupakan proyek strategis yang sangat penting bagi daerah.
Menurutnya, rumah sakit tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas dan meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“RS Tipe D ini adalah wujud keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Masyarakat sangat membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai, terutama di wilayah Gambut dan sekitarnya,” katanya.
Tak hanya berdampak pada layanan kesehatan, Agus Maulana juga menilai keberadaan RS Tipe D nantinya akan memberikan efek positif bagi daerah dari sisi ekonomi.
“Selain meningkatkan pelayanan kesehatan, rumah sakit ini juga berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banjar di masa mendatang,” tambahnya.
Ia berharap melalui RDP yang akan digelar, seluruh persoalan dapat dibuka secara transparan, sehingga proyek pembangunan RS Tipe D Gambut dapat kembali berjalan optimal sesuai perencanaan.
“Kami ingin pembangunan ini tetap berjalan dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat. Jangan sampai muncul opini negatif yang tidak sesuai fakta hanya karena kurangnya informasi,” tutupnya.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan