Bonus Atlet Porprov 2025 Asal Banjarmasin Turun, Disbudporapar Berdalih Efisiensi Anggaran
fokus6.net, BANJARMASIN – Besaran bonus bagi atlet Kota Banjarmasin yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 di Kabupaten Tanah Laut dipastikan turun.
Pemerintah kota melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menyebut pengurangan anggaran sebagai salah satu penyebab utama kebijakan tersebut.
Besaran bonus atlet berprestasi kini lebih rendah dibandingkan pelaksanaan Porprov sebelumnya.
Untuk peraih medali emas, nominal bonus yang sebelumnya Rp25 juta kini turun menjadi Rp20 juta. Sementara bonus medali perak dipangkas dari Rp15 juta menjadi Rp12,5 juta, dan medali perunggu turun dari Rp10 juta menjadi Rp7,5 juta.
Pemangkasan juga berdampak pada kategori beregu. Jika sebelumnya atlet dalam nomor beregu memperoleh tambahan bonus sebesar 20 persen per orang, kini nilainya hanya 10 persen.
Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Dr Ibnu Sabil, membenarkan adanya penurunan tersebut
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sejatinya mengusulkan kenaikan bonus atlet, namun usulan itu tidak mendapat persetujuan dalam pembahasan anggaran.
“Kami justru mengusulkan agar bonus medali emas berada di kisaran Rp25 juta sampai Rp30 juta. Tapi yang disetujui akhirnya Rp20 juta. Begitu juga dengan medali perak dan perunggu yang menyesuaikan,” ujar Ibnu Sabil kepada awak media Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan tim penganggaran. Disbudporapar hanya berperan menyampaikan usulan berdasarkan kebutuhan dan apresiasi terhadap prestasi atlet.
Ibnu Sabil menambahkan, berkurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan daerah dalam membayarkan bonus atlet.
“Salah satu faktornya mungkin karena adanya pengurangan anggaran dari pusat. Jadi banyak sektor terdampak, dan salah satunya kemampuan untuk membayarkan bonus atlet,” katanya.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan