fokus6.net, BANJARBARU – Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang internasional.

Mereka sukses menyumbangkan medali untuk Indonesia pada 13th ASEAN Para Games Thailand 2025 yang berlangsung pada 20–26 Januari 2026.

Dalam ajang tersebut, atlet NPCI Kota Banjarbaru berhasil membawa pulang satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, sekaligus mengharumkan nama Banua Kalimantan Selatan di kancah Asia Tenggara.

Medali emas diraih oleh Mulyadi, atlet cabang olahraga renang, pada nomor 100 meter gaya dada.

Mulyadi juga menambah koleksi medali dengan meraih perak di nomor 50 meter gaya dada serta perunggu pada nomor 200 meter gaya ganti.

Sementara itu, atlet lainnya asal Banjarbaru, Warmia, yang berlaga di cabang olahraga atletik, berhasil mempersembahkan medali perak dari nomor lempar cakram putri.

Ketua NPCI Kota Banjarbaru, Hendrik, mengaku bangga atas capaian para atlet yang mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat internasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat juang yang tinggi.

“Kami sangat bangga atas prestasi para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia dan Banua Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarbaru, di tingkat internasional,” ujar Hendrik.

Ia menambahkan, keberanian para atlet untuk tampil di ajang besar seperti ASEAN Para Games menjadi bukti bahwa atlet disabilitas Banjarbaru memiliki kualitas dan potensi yang tidak kalah dengan daerah lain.

Secara keseluruhan, kontingen NPCI Kalimantan Selatan mencatatkan prestasi gemilang dengan total 24 medali, terdiri dari empat medali emas, 13 medali perak, dan tujuh medali perunggu.

Medali tersebut diraih dari berbagai cabang olahraga, di antaranya atletik, renang, menembak, catur, voli duduk, serta sepak bola CP.

Baca juga  Cabai Rawit Langka di Pasar Martapura

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net