Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional
fokus6.net, JAKARTA – Istana Kepresidenan menepis isu adanya reshuffle Kabinet Merah Putih yang ramai beredar pada Rabu (28/1/2026).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, Presiden Prabowo Subianto tidak melakukan perombakan kabinet, melainkan hanya melantik Dewan Energi Nasional (DEN).
Prasetyo menjelaskan, pelantikan DEN memang telah dijadwalkan dan tidak ada kaitannya dengan isu pergantian menteri.
Dalam struktur DEN, Presiden Prabowo bertindak sebagai Ketua, sementara Ketua Harian dijabat oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
“Hari ini memang ada agenda untuk pelantikan Dewan Energi Nasional, di mana Dewan Energi Nasional ini diketuai oleh Bapak Presiden, dengan kemudian dibantu Ketua Harian adalah Menteri yang membidangi mengenai urusan energi,” kata Prasetyo kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Ia menambahkan, pelantikan anggota DEN dilakukan dalam dua kluster.
Kluster pertama terdiri dari tujuh orang menteri dan pejabat pemerintah yang secara langsung bertanggung jawab atas kebijakan dan pengelolaan sektor energi nasional.
“Yang pertama adalah anggota DEN dari unsur pemerintah, yaitu tujuh orang menteri maupun pejabat yang memang bertanggung jawab langsung terhadap hal-hal yang berkaitan dengan energi,” jelasnya.
Sementara kluster kedua berasal dari unsur pemangku kepentingan di luar pemerintah.
Sebanyak delapan orang yang telah melalui mekanisme seleksi resmi dilantik sebagai anggota DEN.
“Yang kedua terdiri dari delapan orang pemangku kepentingan yang sudah melalui mekanisme dan proses pemilihan, dan hari ini akan dilantik oleh Bapak Presiden,” ujarnya.
Prasetyo juga menjelaskan alasan Presiden Prabowo melantik DEN secara langsung.
Menurutnya, sektor energi menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan saat ini.
“Kenapa ini langsung Bapak Presiden yang melantik? Karena masalah energi menjadi salah satu prioritas bangsa kita dan pemerintah,” tegas Prasetyo.
Ia menyinggung keberhasilan pemerintah dalam mencapai swasembada pangan, khususnya beras, dalam waktu relatif singkat. Ke depan, pemerintah menargetkan capaian serupa di sektor energi.
“Setelah kita berhasil mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu satu tahun, terutama dalam hal beras, berikutnya adalah kerja keras untuk mencapai swasembada energi,” katanya.
Prasetyo pun meminta dukungan seluruh masyarakat agar Dewan Energi Nasional dapat bekerja optimal demi mewujudkan kemandirian energi nasional.
“Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia supaya Dewan ini dapat bekerja secara efektif dan cepat untuk mencapai tujuan besar kita, yaitu bangsa yang mandiri secara energi,” pungkasnya.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan