fokus6.net, BANJARMASIN – Dua unit rumah warga di Komplek Mutiara 5 RT 59, Jalan Sungai Andai, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, ambles hingga roboh, Sabtu (24/1/2026) kemarin.

Salah satu rumah bahkan tenggelam hingga separuh bangunan ke dalam tanah dan tidak lagi bisa ditempati.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi rumah mengalami kerusakan parah.

Para pemilik rumah terpaksa mengungsi dan sementara waktu mengontrak tempat tinggal lain.

Salah satu pemilik rumah, Muhammad Rafi, tampak sibuk mengamankan sisa perabot yang masih berada di dalam rumah.

Ia mengangkat barang-barang satu per satu untuk dipindahkan ke rumah kontrakan.

“Barang-barang diangkut dulu ke sebelah. Sementara kami ngontrak dulu,” ujar Rafi saat ditemui di lokasi kejadian.

Rafi mengaku peristiwa amblesnya rumah terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya. Hal senada disampaikan salah satu anggota keluarganya.

“Tiba-tiba saja rubuh, nggih tidak ada tanda-tanda,” ungkap Rafi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin mencatat, dua rumah yang terdampak berada di Jalan Sungai Andai Mutiara 5, masing-masing bernomor 10 dan 5 RT 59 RW 04.

Rumah nomor 10 dihuni oleh satu kepala keluarga dengan enam jiwa, sementara rumah nomor 5 dihuni satu kepala keluarga dengan lima jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bangunan masih labil dan berpotensi mengalami pergerakan lanjutan.

“Saat ini rumah dalam kondisi tidak stabil. Masih ada pergerakan di bagian atas bangunan sehingga warga tidak diperbolehkan mendekat demi keselamatan,” jelas Husni.

Ia menambahkan, penyebab robohnya rumah diduga akibat kerusakan struktur bangunan yang sudah termakan usia.

“Berdasarkan hasil pengecekan sementara, penyebabnya karena tongkat atau penyangga bagian bawah patah akibat usia bangunan,” ujarnya.

BPBD bersama warga dan relawan turut membantu proses evakuasi penghuni serta penyelamatan barang-barang yang masih bisa diamankan. Hingga kini, taksiran kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan.

Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net