Pasca Terendam Banjir, Santri di Tambang Ulang Gotong Royong Bersihkan Ponpes
fokus6.net, TANAH LAUT – Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhus Sholihin di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, bergotong royong membersihkan lingkungan pondok usai terendam banjir, Rabu (14/1/2026).
Sebelumnya, banjir setinggi sekitar satu meter merendam kawasan pondok pesantren sejak akhir Desember 2025.
Akibatnya, aktivitas belajar mengajar terpaksa dihentikan dan puluhan santri diliburkan selama kurang lebih tiga pekan.
Pantauan di lokasi, para santri membersihkan ruang kelas yang sempat terendam banjir menggunakan peralatan seadanya.
Lumpur dan lumut yang menempel di lantai sisa genangan banjir membuat kondisi ruang belajar licin dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Selain membersihkan ruang kelas, santri juga menata kembali sejumlah peralatan dan dokumen penting yang sebelumnya dipindahkan ke tempat lebih aman saat banjir melanda.
Pengasuh Ponpes Riyadhus Sholihin, Zainal Abidin, mengatakan meski genangan air di halaman pondok mulai surut, kondisi banjir belum sepenuhnya pulih.
“Banjir sudah terjadi sejak akhir Desember. Sampai sekarang memang sudah surut di beberapa bagian, tapi di area sekitar pondok masih ada genangan sekitar 50 sentimeter,” ujar Zainal Abidin.
Ia menjelaskan, akibat banjir tersebut pihak pondok terpaksa meliburkan kegiatan pembelajaran demi keselamatan santri, terlebih sebagian santri berasal dari luar daerah Tanah Laut.
“Pembelajaran kami hentikan hampir tiga pekan. Santri dipulangkan karena kondisi pondok tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar,” tambahnya.
Penulis/Reporter: Basuki Rahmat


Tinggalkan Balasan