Ribuan Hektare Lahan Rusak Terendam Banjir, Pemkab Tala Janjikan Bantuan untuk Petani
fokus6.net, TANAH LAUT – Ribuan hektare lahan pertanian di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mengalami kerusakan parah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut sejak akhir Desember 2025.
Bencana ini tidak hanya melumpuhkan akses darat, tetapi juga berdampak serius terhadap sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan data terbaru per Selasa (13/1/2026) hari ini, tercatat sekitar 1.796 hektare lahan pertanian terendam banjir.
Dari jumlah tersebut, sekitar 90 persen mengalami puso atau gagal panen akibat terendam air dalam waktu cukup lama.
Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Tanah Laut, M. Faried Widiatmoko, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pendataan lanjutan, sekaligus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menyiapkan bantuan bagi para petani yang terdampak.
“Kami masih berkoordinasi dengan berbagai sektor untuk menyiapkan stimulus atau bantuan bagi petani yang lahannya terdampak banjir. Pemerintah daerah berupaya meringankan beban kerugian yang dialami petani,” ujar M. Faried Widiatmoko.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berencana menyalurkan bantuan melalui anggaran biaya tak terduga (BTT) maupun sumber anggaran lainnya yang memungkinkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain bantuan dana stimulus, Distanhorbun Tanah Laut juga akan mengerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk combine harvester dari Kementerian Pertanian, ke wilayah-wilayah terdampak banjir.
“Alsintan akan kami siapkan untuk membantu petani pascabanjir, agar proses pemulihan dan tanam kembali bisa lebih cepat dilakukan,” tambahnya.
Pemerintah daerah berharap dengan adanya bantuan tersebut, petani dapat segera bangkit dan kembali mengolah lahan pertanian mereka setelah kondisi banjir berangsur surut.
Penulis/Reporter: Basuki Rahmat


Tinggalkan Balasan