fokus6.net, TANAH LAUT — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus berupaya mengendalikan banjir yang kian meluas di sejumlah wilayah.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoperasikan mesin water pump berkapasitas besar untuk menyedot genangan banjir yang masih merendam Kecamatan Kurau, Kalimantan Selatan.

Banjir yang melanda wilayah Tanah Laut belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Selain dipicu curah hujan tinggi yang terus mengguyur, kondisi geografis sejumlah wilayah yang berada di dataran rendah turut memperparah genangan.

Untuk mempercepat penurunan debit air, Pemkab Tanah Laut bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menurunkan mesin pompa air dengan kapasitas 250 liter per detik.

Mesin ini dioperasikan secara terus-menerus dengan pembuangan air diarahkan langsung ke laut.

Operator water pump, Fahmi, mengatakan pompa tersebut diharapkan mampu membantu mengurangi genangan dalam waktu lebih cepat.

“Kami mengoperasikan mesin ini nonstop sesuai kondisi di lapangan. Air yang disedot langsung dialirkan menuju laut agar genangan di permukiman bisa segera berkurang,” ujar Fahmi kepada fokus6.net, Senin (12/1/2026).

Sementara itu, Camat Kurau, Fajar Suryadi, menyebut dampak banjir di wilayahnya cukup besar. Ribuan kepala keluarga terdampak akibat genangan yang tak kunjung surut.

“Jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Kurau mencapai ribuan kepala keluarga. Saat ini ada sekitar sepuluh keluarga yang mengungsi dan ditampung di aula Kantor Kecamatan Kurau,” jelas Fajar.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa banjir.

Rencananya, mesin water pump tersebut akan terus dioperasikan selama beberapa hari ke depan hingga kondisi banjir berangsur surut.

Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas warga di Kecamatan Kurau dan sekitarnya.

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat