fokus6.net, BANJARMASIN — Sebuah kapal nelayan yang sedang sandar di Dermaga Banjar Raya, Kota Banjarmasin, mengalami kerusakan parah setelah ditabrak tongkang Pacific 3028, Sabtu (10/1/2026) malam.

Insiden tersebut terjadi saat hujan lebat dan angin kencang melanda perairan Sungai Barito, Kalimantan Selatan.

Dugaan kuat cuaca buruk menjadi penyebab tongkang kehilangan kendali hingga hanyut dan menabrak kapal nelayan yang tengah bersandar.

Kepanikan sempat terjadi ketika tongkang Pacific 3028 terlihat bergerak mendekati dermaga.

Kapal pengangkut ikan KMN Riswana yang saat itu hendak melakukan aktivitas bongkar muat tidak sempat terselamatkan dan akhirnya tertabrak tongkang tersebut.

Saksi mata, Jamhuri, mengatakan peristiwa bermula ketika hujan deras dan angin kencang tiba-tiba menerjang kawasan perairan Sungai Barito.

Kondisi tersebut membuat tongkang yang sedang berlayar tanpa muatan menuju Muara Banjar hanyut terseret arus.

“Waktu itu hujan deras dan anginnya kencang sekali. Tongkangnya tiba-tiba hanyut mendekati dermaga dan langsung menabrak kapal nelayan yang sandar,” ujar Jamhuri.

Ia menambahkan, kuatnya hembusan angin dan gelombang tinggi membuat tongkang sulit dikendalikan hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat kejadian tersebut, kapal nelayan mengalami kerusakan cukup berat dan nyaris tenggelam. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini.

Pasca kejadian, sejumlah awak kapal nelayan terlihat sibuk mengevakuasi dan mengeluarkan stok ikan hasil tangkapan dari dalam kapal.

Infomasi terhimpun awak kapal harus segera menurunkan sedikitnya tujuh ton ikan untuk mencegah kerugian lebih besar.

Penulis/Reporter: Tim Liputan Fokus6.net

Baca juga  Terlibat Cekcok Akibat Dugaan Selingkuh, Pasutri di Tanta Tabalong Didamaikan Polsek