fokus6.net, TANAH LAUT – Banjir yang melanda Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Kondisi ini membuat jalur darat lumpuh total dan memaksa warga bergantung pada jasa antar menggunakan perahu bermesin atau sampan sebagai satu-satunya sarana transportasi.

Hampir seluruh desa di Kecamatan Kurau terendam banjir, sehingga aktivitas warga sehari-hari menjadi sangat terbatas.

Untuk memenuhi kebutuhan mobilitas, warga memanfaatkan jasa antar perahu yang baru beroperasi sekitar sepekan terakhir.

Tak hanya mengangkut penumpang, jasa perahu ini juga melayani pengiriman berbagai kebutuhan warga, termasuk air bersih dan air minum yang kini mulai mengalami krisis akibat banjir berkepanjangan.

Pemilik perahu, Muhammad Nasir, mengatakan layanan tersebut hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir.

“Kami mengantar warga dan juga kebutuhan seperti air bersih. Sudah beberapa hari ini air bersih mulai sulit, jadi kami bantu semampunya,” ujar Muhammad Nasir, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, saat ini sedikitnya belasan perahu atau kelotok disiapkan untuk melayani warga dari berbagai desa di Kecamatan Kurau. Perahu-perahu tersebut beroperasi setiap hari menyesuaikan kebutuhan warga.

Nasir menegaskan, jasa antar perahu ini tidak dimaksudkan untuk mencari keuntungan di tengah bencana, melainkan murni sebagai upaya membantu sesama.

“Kami bukan mau ambil untung. Yang penting warga bisa terbantu dan tetap bisa beraktivitas meski kondisi banjir seperti ini,” tegasnya.

Penulis/Reporter: Basuki Rahmat

Baca juga  Ribuan Hektare Lahan Pertanian Rusak Terendam Banjir, Pemkab Tala Janjikan Bantuan