Duel Berdarah di Tambang Emas Aranio, Satu Orang Tewas Akibat Rebutan Uang Keamanan
fokus6.net, MARTAPURA – Perselisihan terkait uang keamanan di area tambang emas rakyat Desa Artain, Kecamatan Aranio, berakhir tragis.
Terduga pelaku penganiayaan berat hingga menyebabkan korban jiwa A (32) berhasil diringkus Satreskrim Polres Banjar.
Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, mengonfirmasi bahwa tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut kini telah mendekam di balik sel. Adapun korban dalam insiden ini adalah K (53), seorang buruh harian lepas.
Insiden ini bermula ketika korban mendatangi tersangka untuk menagih uang dengan dalih biaya keamanan operasional tambang emas di wilayah setempat.
Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, korban sempat mengintimidasi tersangka dengan senjata tajam. Duel fisik pun pecah terjadi lokasi tambang yang medannya cukup sulit.
“Saat perkelahian berlangsung, senjata tajam milik korban terjatuh. Tersangka kemudian menyerang korban secara fatal pada bagian leher,” ungkapnya, Senin (22/12/2025).
Akibat luka robek yang sangat parah, nyawa korban tidak dapat tertolong dan menghembuskan napas di tempat kejadian perkara (TKP).
Fadli bilang petugas harus menempuh perjalanan selama tiga jam dari Martapura untuk mencapai desa tersebut.
Dalam penangkapan ini, pihak kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk sebilah parang milik pelaku serta pakaian keduanya saat kejadian.
Atas tindakannya, tersangka A bakal dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP mengenai penganiayaan yang mengakibatkan kematian. “Tersangka terancam sanksi pidana penjara dengan durasi maksimal 7 tahun,” tegas Kapolres.
Kasus ini kini menjadi perhatian khusus Polres Banjar guna mencegah konflik serupa kembali terjadi di lingkungan tambang rakyat wilayah Aranio.


Tinggalkan Balasan