Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Tanah Bumbu
fokus6.net, TANAH BUMBU — Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Senin (23/2/2026).
Kondisi tersebut memicu sejumlah gangguan pada fasilitas umum dan aktivitas masyarakat di beberapa titik.
Salah satu kejadian menonjol berlangsung di Jalan Dharma Praja, Kelurahan Gunung Tinggi.
Sebatang pohon berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan.
Akses tersebut dikenal sebagai jalur utama warga Desa Kersik Putih, Desa Segumbang, serta kawasan sekitar menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Derasnya hujan yang dibarengi hembusan angin kuat diduga menjadi penyebab utama pohon tidak mampu bertahan hingga akhirnya roboh.
Arus kendaraan pun terhenti total untuk sementara waktu. Sejumlah pengendara memilih mencari rute lain, sementara sebagian lainnya menunggu proses penanganan di lokasi.
Tim gabungan dari Dinas Perhubungan, BPBD, serta Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu diterjunkan untuk mengevakuasi pohon yang menghalangi jalan.
Dengan bantuan gergaji mesin, batang dan ranting dipotong secara bertahap agar akses dapat segera dibuka kembali.
Kepala Satpol PP Damkar Tanah Bumbu, Sayikul Ansyari, menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi dilakukan secepat mungkin.
“Kami langsung berkolaborasi di lapangan untuk memotong dahan dan mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak memanjang,” ujarnya.
Sekitar pukul 14.00 WITA, jalur di Jalan Dharma Praja akhirnya dapat dilalui kembali.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, meski sempat menyebabkan gangguan mobilitas warga.
Dampak cuaca buruk juga dirasakan di lokasi lain. Di Jalan Ahmad Yani, Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, sebuah tiang listrik milik PLN dilaporkan roboh saat hujan deras masih berlangsung.
Kejadian itu mengganggu suplai listrik ke sejumlah pelanggan dan memperlambat arus kendaraan di ruas jalan utama.
Petugas PLN segera mendatangi lokasi untuk mengamankan kabel yang melintang dan melakukan perbaikan.
Proses teknis sempat membuat lalu lintas tersendat, namun situasi berangsur kondusif setelah penanganan selesai dilakukan.
Seorang warga sekitar menyebut cuaca saat itu memang tidak biasa.
“Anginnya cukup kencang, hujannya juga deras sekali. Tidak heran kalau ada pohon dan tiang yang tumbang,” tuturnya.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan