Tak Seperti Wilayah Tetangga, Nama Peserta Paket Pekerjaan SPSE Inaproc Lingkup Pemko Banjarmasin Kini Dirahasiakan?
fokus6.net, BANJARMASIN – Informasi ataupun data terkait pengadaan barang dan jasa dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin per Januari 2026 tak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Saat mengakses laman spse.inaproc.id, perbedaan terlihat jelas pada bagian daftar nama peserta yang ikut mengajukan penawaran paket pekerjaan.
Sebelumnya nama badan hukum baik perseroan terbatas (PT) maupun Commanditaire Vennootschap (CV), serta nama pribadi untuk paket pekerjaan penunjukkan langsung (PL) dicantumkan secara terbuka.
Namun pada beberapa paket pekerjaan yang dipublikasi untuk tahun anggaran 2026, data atau nama para penawar paket pekerjaan justru disembunyikan.
Salah satunya pada paket tender Penyusunan DED TPAS Basirih dengan kode tender 10110773000 diikuti sebanyak 18 peserta. Namun saat kolom peserta diakses, halaman yang ditampilkan hanya berupa barisan tulisan ‘peserta 1’ hingga ‘peserta 18’.

Contoh lainnya untuk tender perencanaan Teknis Revitalisasi Wisma Antasari Jl Lambung Mangkurat No. 21 Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah dengan pagu paket Rp. 353.600.000 juga tidak membuka secara transparan sebelas peserta yang melakukan penawaran.
Tak hanya paket tender, untuk pekerjaan non tender atau PL juga berlaku hal serupa. Misalnya paket pekerjaan Jasa Event Organizer Launching CoE Banjarmasin 2026.
Kontrak kerja itu dibuat pada 3 Februari 2026 dengan nilai pagu paket sebesar Rp200 juta yang disedot dari APBD tahun 2026, dan pada kolom peserta hanya sebatas mencantumkan “Peserta 1”.

Penutupan nama peserta lelang untuk lingkup Pemko Banjarmasn dilaman spse.inaproc.id ini sangat kontras jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Kalsel.
Saat diakses di laman spse.inaproc.id untuk Kabupaten Banjar misalnya, paket PL Perencanaan Teknis Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Munggu Raya Kec. Astambul dengan pagu sebesar Rp100 juta secara jelas mencantumkan peserta pekerjaan yakni CV Nusantara Reka Consultant.
Informasi peserta juga dibuka transparan untuk paket PL lingkup Pemko Banjarbaru. Salah satunya paket Perencanaan Teknis Rehabilitasi Perkuatan Tebing Sungai Peramuan dengan pagu Rp100 juta ditulis secara jelas dimenangkan CV Ijas Engineering Judgement.
Dicantumkannya nama-nama peserta yang menawar paket pekerjaan maupun pemenang lelang, sedianya sejalan dengan penjelasan SPSE INAPROC yang terlihat dari laman https://spse.inaproc.id/nasional/publik/tentangkami.
“Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat, memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan, mendukung proses monitoring dan audit dan memenuhi kebutuhan akses informasi yang real time guna mewujudkan clean and good government dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah,” tulis paragraf kedua pada penjelasan poin soal Layanan Pengadaan Secara Elektronik.
Penulis/Reporter: Tim Liputan fokus6.net


Tinggalkan Balasan